Hello.

Selamat datang di Official Website Fortuna Indonesia,
Kami menyediakan berbagai produk jasa dan produk unggulan, diantaranya adalah jasa analisa sidik jari , Produk Herbal, penyembuhan secara alami dan Jasa perjalanan Haji dan Umrah, silakan berkunjung jangan segan untuk menghubungi custemer service kami

Anak Anda HiperAktif... ini dia solusinya..

Senin, 08 April 2013

Memiliki anak yang aktif dan ceria, orangtua mana pun pasti bahagia. Tapi jika anak terlampau aktif dan tak bisa diam, pasti Bunda kewalahan juga. Misalnya, ketika waktunya makan, ia malah sibuk lari-larian ke sekeliling penjuru rumah. Ketika bermain pun tak jarang ia mengalami kecelakaan kecil seperti tersandung atau terantuk sesuatu hingga memar. Namun, Bunda juga jangan lekas-lekas mengecapnya bandel. Karena itu, Bunda perlu mengetahui langkah-langkah dasar dalam menghadapi anak hiperaktif.

Pertama, atur pemberian makanan yang mengandung gula atau karbohidrat sulingan berkadar tinggi, seperti nasi putih atau berbagai produk olahan tepung, agar tidak berlebih. Hindari juga penyedap rasa serta pemanis dan pewarna buatan. Asupan yang tepat untuk membantu Bunda menghadapi anak hiperaktif adalah makanan yang mengandung kalsium dan magnesium—seperti sayur-mayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Selain itu, karena pergerakan anak hiperaktif sangat dinamis, metabolisme tubuhnya pun relatif cepat sehingga ia butuh asupan lebih sering daripada anak yang lain.

Kemudian, menghadapi anak hiperaktif juga membutuhkan banyak kesabaran. Menerapkan kedisiplinan itu penting, tapi usahakan untuk tidak berlebihan dan otoriter. Terutama untuk anak hiperaktif, tekanan dan omelan hanya akan membuatnya semakin berontak. Jadi, dalam keadaan sejengkel apa pun, Bunda sebaiknya berusaha menenangkan diri dan menegur si kecil dengan cara yang lebih persuasif seperti bujukan yang halus dan memberikan penjelasan.

Pada beberapa kasus, menghadapi anak hiperaktif mungkin memerlukan pemberian obat sesuai dengan petunjuk dokter. Misalnya, penggunaan antidepresan seperti ritalin, dexedrine, desoxyn, adderal, cylert, buspar, dan clonidine. Akan tetapi, sebisa mungkin hindari penggunaan obat-obatan seperti itu. Jika Bunda sudah merasa bahwa hiperaktif si kecil sudah mustahil untuk ditangani sendiri, bawa ia bertemu psikolog anak untuk menjalani terapi cognitive behavior untuk menumbuhkan self control dalam dirinya.

Terakhir, anak hiperaktif biasanya memiliki energi berlebih. Jadi, ada baiknya jika Bunda menemani si kecil menjalani aktivitas fisik seperti bermain di lapangan untuk menyalurkan energi tersebut. Ketika ia merasa lelah, Bunda juga bisa menemaninya dengan membacakannya cerita ringan sambil bersantai di rumah untuk melatih kemampuannya berkonsentrasi. Karena, pada dasarnya anak hiperaktif memiliki potensi intelegensi yang luar biasa ketika ia mampu berkonsentrasi.

Tips dan Trik Pemilihan Sekolah/Kelompok Bermain untuk Anak

Ibu, selain pemenuhan nutrisi, untuk mengoptimalkan masa tumbuh kembang balita diperlukan juga berbagai macam stimulasi. Salah satunya adalah proses belajar untuk balita. Ibu bisa memberikan stimulasi kapan saja dan dimana saja. Misalnya, ketika memandikan, mengganti popoknya, menyusui, bermain, menonton televisi dan saat menjelang tidur. Saat-saat tersebut bisa Ibu jadikan untuk meningkatkan kecerdasaan dan daya tanggapnya.
Selain itu, apabila anak sudah mulai bisa diajak bermain dan menunjukkan kemauan dan keinginan untuk belajar dan bersekolah, Ibu bisa memanfaatkan fasilitas Kelompok Bermain.
Saat si Kecil akan masuk Kelompok Bermain, tidak hanya anak, tetapi Ibu juga harus menyiapkan diri dengan berbagai pengetahuan sebelum memasukkan anak ke dalam Kelompok Bermain.
Hal pertama dan terpenting sebelum memasukkan anak ke Kelompok Bermain adalah kecermatan dalam memilih tempat bermain yang baik agar si Kecil bisa berkembang dengan optimal. Beberapa hal berikut ini adalah yang perlu Ibu cermati ketika memilih kelompok bermain:
• Tempat bermain layaknya di rumah
Sebaiknya kelompok bermain untuk si Kecil memiliki tempat dan ruangan yang membuatnya nyaman dan aman seperti di rumah. Karena rumah sebenarnya adalah tempat yang paling ideal untuk si Kecil belajar, bermain, mengenal etika, pengetahuan dasar, dan berbagai keterampilan lainnya. Bila si Kecil sudah merasa betah dengan tempat bermainnya, tentu hal ini akan membuat ia lebih berkembang dan antusias untuk bermain dan belajar.
• Memperkenalkan kelompok bermain kepada anak
Menyesuaikan diri dengan tempat dan rutinitas baru, tidaklah mudah bagi anak di usianya yang masih kecil. Kadangkala orang dewasa pun akan bersikap sama saat memasuki tempat yang baru. Sebelum anak masuk kelompok bermain, ajaklah ia mengunjungi sekolahnya (tempat kelompok bermain) saat sedang ada kegiatan. Dengan demikian, anak akan melihat situasi dan kegiatan yang ada di tempat tersebut. Ibu juga bisa mengajak si Kecil untuk berkenalan dengan guru-guru yang menjadi pengajar atau para pengasuh di tempat tersebut. Dengan begitu, si Kecil akan mudah untuk bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya.
• Pertimbangkan jarak rumah ke tempat bermain
Saat Ibu memilih tempat bermain untuk si Kecil, sebaiknya pilih yang tidak terlalu jauh dari rumah, karena jarak yang jauh mungkin saja dapat membuat anak malas atau lelah untuk pergi ke Kelompok Bermain. Ada baiknya Ibu memilih tempat yang bisa dijangkau dari rumah dengan mudah dan singkat. Dengan Ibu memilih tempat bermain yang tidak jauh dari rumah, si Kecil akan merasa dekat dari rumah. Ini juga akan memudahkan ketika Ibu mengantar atau menjemputnya.
• Paling penting adalah sosialisasi
Manfaat paling besar si Kecil dimasukkan ke Kelompok Bermain sebenarnya adalah kesempatan bersosialisasi dengan sebayanya. Jadi, sebaiknya Ibu tidak perlu terlalu menuntut si Kecil, misalnya, akan bisa membaca dan menulis setelah “bersekolah” di Kelompok Bermain. Di dalam Kelompok Bermain, yang terpenting bukanlah perkembangan kecerdasan kognitif, tetapi perkembangan sosial-emosi si Kecil. Biasanya saat anak berusia 2-4 tahun, guru di kelompok bermain akan mengajarkan dia tentang bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan sesama, mengajarkan tentang ketrampilan, bahasa, dan keterampilan motorik lainnya.

Jadi, sebelum memasukkan buah hati ke dalam Kelompok Bermain, Ibu bisa menanyakan kepada pengelola mengenai materi dan jadwal kegiatan yang diterapkan pada anak-anak di dalam kelompok bermain. Pilihlah yang lebih mementingkan aktivitas dan sosialisasi kelompok dibanding keterampilan sekolah yang membutuhkan pemikiran lebih serius, misalnya membaca dan menulis. Kalaupun ada pelajaran membaca atau menulis, sebaiknya bukan dijadikan “menu” utama.

Menggapai potensi hidup yang maksimal

Jumat, 14 Desember 2012

Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir, rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri.
Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.

Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :
 
*Langkah pertama adalah perluas wawasan. 
Anda harus memandang kehidupan ini dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi. Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.
Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu, meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap aspek kehidupanmu.

* Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat.
Itu artinya Anda harus melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda. Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri

* Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu.
Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu. Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.

* Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi
Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini. Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.

* Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun
Kita harus bersikap :” Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana.” Kita semua menghadapi tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.

* Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. 
Salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri. Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita, Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita, namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri. Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan
apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.

* Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. 
Anda tidak harus menunggu sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu, sekarang juga !

( Dikutip dari : Mencapai potensi hidup yang maksimal by Joel Osteen)

Taking Sample TK AL Hidayah Madiun


Taking sample di TK Al-Hidayah Kota Madiun
dengan jumlah siswa 50 anak.

Taking Sample di RA PERWANIDA - Demangan - Madiun

Rabu, 12 Desember 2012



Taking Sample di RA PERWANIDA - DEMANGAN - Kota Madiun dengan jumlah siswa 130 anak.







Taking Sample di PAUD RA BAKTI WINONGO



Taking Sample di RA/TK BAKTI Winongo, Kota Madiun dengan jumlah siswa 125 anak.





Taking Sample di RA/TK BAKTI Winongo, Kota Madiun dengan jumlah siswa 125 anak.

Multiple Intelligences (Kecerdasan Majemuk) Anak

Senin, 29 Oktober 2012

Sidik jari seseorang sudah terbentuk sejak 12 minggu sejak ia dilahirkan, dan tidak akan berubah sepanjang hayatnya. Ternyata, dr. Howard Gardner, seorang psikolog dan profesor Harvard Graduate School of Education, menemukan adanya multiple intelligents, kecerdasan majemuk yang terdistribusi ke dalam delapan kapasitas intelektual, yaitu :
  1. Linguistic intelligence (Kecerdasan linguistik)
  2. Logical – mathematical intelligence (Kecerdasan logika-matematika)
  3. Spatial intelligence (Kecerdasan visual-spasial)
  4. Bodily-kinesthetic intelligence (Kecerdasan gerak tubuh)
  5. Musical intelligence (Kecerdasan musikal)
  6. Interpersonal intelligence (Kecerdasan interpersonal)
  7. Intrapersonal intelligence (Kecerdasan Intrapersonal)
  8. Naturalist intelligence (Kecerdasan natural)
  9. Spiritual intelligence (Kecerdasan rohani)
Setiap individu memiliki area tertentu di mana ia memiliki kelebihan dirinya (bakat), yang sayangnya belum tentu sejalan dengan minat.
Tapi sangatlah baik jika kita tau bakat yang kita miliki daripada buta sama sekali, karena dengan pengetahuan yang kita miliki mengenai kelebihan diri, kita dapat mengembangkan kemampuan diri dengan sangat efektif. Hal ini sangat membantu bagi individu yang ingin melanjutkan tingkat pendidikan ke jenjang universitas, memilih karir yang tepat, atau sekedar mencari kegiatan yang paling pas untuk mengisi waktu luang bila telah pensiun dari pekerjaan. Betapa menyenangkan mengerjakan hal-hal yang kita sukai sebagai suatu mata pencaharian!
Dari fingerprint-test ini kita dapat mengetahui tidak saja pada area mana bakat kita berada tapi juga potensi, gaya belajar, dan distribusi kecerdasan.

Fingerprint Test bisa diikuti oleh balita sampai usia dewasa. Menurut saya, sangat baik melakukan fingerprint test untuk anak usia dini untuk mengetahui bagaimana cara terbaik mengembangkan mereka secara efektif. Kenapa efektif? Karena kita akan tau anak tersebut memiliki tingkat kecerdasan maksimal di area mana, sekaligus metode belajar yang paling tepat untuk anak tersebut (setiap anak tentu berbeda, kesampingkan 'intuisi' khas orang tua.

Pendidikan Yang Fokus itu seperti Apa?

Senin, 01 Oktober 2012



Mengapa anak kita disekolahkan? 
Apakah konsep pendidikan sebatas bersekolah ? 
Apakah seumur hidup kita harus sekolah ?
Apakah pendidikan bagi anak-anak kita sudah fokus ? 
Apakah pelajaran yang sangat banyak jumlahnya sudah cukup efektif dikuasai anak-anak kita ? 
Apakah anak-anak kita selalu bahagia saat akan pergi ke sekolah ? 
Mengapa anak kita enggan pergi ke sekolah ? 
Apakah saat selesai sekolah anak kita memiliki kompetensi ? 
Jika sudah memiliki kompetensi apakah sudah sesuai dengan kebutuhan profesi pada zamannya ?
Itu semua adalah suatu rangkaian pertanyaan yang mengajak kita untuk merenung, apa sesungguhnya esensi sekolah itu ? 
apa tujuan hakikinya bersekolah ?

Dengan memahami beberapa renungan / pertanyaan tersebut maka kita akan menjadi mantap saat kita melepas anak-anak pergi ke sekolah, kita akan mantap mengeluarkan biaya pendidikan karena jelas tujuan dan manfaatnya.

Pendidikan yang fokus adalah pendidikan yang simpel, yang sederhana, yang tidak terlalu banyak jumlah dan jenis mata pelajarannya, tetapi mampu menghasilkan keahlian secara spesifik dalam waktu yang tidak perlu berlama-lama. 

Pendidikan yang fokus akan lebih praktis dan bermanfaat, efektif dan efisien, menyenangkan dan menghasilkan.

Pendidikan yang tidak fokus, cenderung mahal, abstrak dan melebar kemana-mana tanpa tujuan yang jelas. Beban pelajarannya sangat berat dan menjenuhkan namun tidak menghasilkan apa-apa, kecuali sekedar gelar dan wisuda.

Tes Sidik Jari Identifikasi Karakter Karyawan

Kamis, 23 Agustus 2012


ImageFINGER print test atau dikenal dengan tes sidik jari di samping mampu mengidentifikasikan kecerdasan, juga mampu mengidentifikasikan karakter individu. Informasi tentang karakter dan kecerdasan karyawan sangat bermanfaat untuk menempatkannya di tempat kerja yang tepat. “The right man in the right place” penempatan karyawan sesuai dengan potensi, bakat, dan karakternya. Demikian diungkapkan ahli analisis finger print dari Singapura  Mr. Richie Maximus. Ia mengatakan,  tes  sidik jari sudah diterapkan di beberapa negara di Asia seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Taiwan. Sekarang ini,  kata Mr. Richie, tes sidik jari sudah digunakan dalam  perekrutan karyawan baru dan promosi jabatandi   beberapa perusahaan besar di Jakarta.

Ia berpandangan, tiap orang diciptakan sebagai sosok yang cerdas. Namun, kecerdasan yang dimiliki berbeda-beda dengan takaran yang berbeda pula. Tes sidik jari akan menjelaskan dan memetakan  potensi dasar atau bakat yang dimiliki.  Dari hasil grafik kecerdasan majemuk ini, perusahaan  dapat lebih mudah mengarahkan atau mengembangkan kecerdasan karyawannya sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Dalam hasil tes, disebutkan apa kelebihan dan kelemahan individu.  Beberapa rekomendasi juga diberikan untuk mengembangkan potensi yang menonjol, dan menempatkan kekurangan agar tidak menghambat dalam berkarier.  “Dengan tes ini, individu  dapat memahami diri sendiri dan memilih karier yang tepat. Individu mampu mengidentifikasi dan memanfaatkan kompetensi yang dominant, membangkitkan semangat untuk kehidupan dan mencapai mimpi-mimpi, mengembangkan diri dan memberdayakan diri untuk mencapai tujuan dan impian,” papar Mr. Richie.

Dari hasil ini, perusahaan bisa memberdayakan karyawan dengan memahami bakat/potensi yang mereka miliki, menemukan nilai-nilai yang tidak tampak dari karyawan untuk pengembangan kreativitas yang lebih menguntungkan, mengorganisasikan kekuatan kinerja karyawan untuk mencapai prestasi tertinggi/optimal, menentukan dan menyelenggarakan pelatihan pengembangan SDM yang dibutuhkan karyawan serta  mengevaluasi pengelolaan profil bakat level manajemen.
Ia mengatakan, individu yang sudah bekerja   tidak harus mengubah pekerjaannya setelah mengetahui hasil tes ini. Namun, hasil tes dapat digunakan untuk mengembangkan potensi unggulan untuk menunjang profesi kerja.



Delapan Kecerdasan
Psikolog Nyoman Ayu Suci Kharisma Rani mengungkapkan,  ada beberapa indikator seseorang melakukan sesuatu sesuai bakatnya atau tidak. “Mereka biasanya  penuh rasa riang gembira ketika melakukan sesuatu pekerjaan atau kegiatan. Mereka melakukannya sendiri tanpa harus dipaksa atau diperintah. Mereka juga tidak putus asa  dan tidak mudah jenuh pada kondisi apa pun saat melakukan sesuatu itu,” paparnya.

Dengan mengetahui bakat yang sebenarnya,  seseorang akan makin senang menghadapi bisnis atau pekerjaannya dalam kondisi apa pun dan  lebih produktif.
Contoh, jika setelah dites hasil yang ditemukan individu memiliki karakter yang mudah bergaul, orangnya menyenangkan, dan mampu mengintegrasikan topik pembicaraan sehingga mampu tampil sebagai pengendali pembicaraan. Individu ini populer dan memiliki banyak teman. Ia cenderung tidak ragu dalam berinteraksi dengan orang yang baru dikenalnya. Individu ini cenderung cocok ditempatkan di pemasaran. Karakternya yang mudah bergaul dan menyenangkan bagi orang lain sebagai kunci utama ia sukses di bidang penjualan.  Ia menyatakan pekerjaan seseorang yang disesuaikan dengan bakat dan potensi akan meningkatkan produktivitas kerja.  “Bagi yang ingin menjadi pegawai, maka potensi otak kiri harus lebih dominan daripada potensi otak kanan. Bagi yang akan mencoba menjadi pengusaha, potensi otak kanan harus lebih dominan dibandingkan otak kiri,” katanya.

Ia mengatakan, kecenderungan seseorang bisa saja dominan otak kiri atau otak kanannya, atau seimbang. Dari hasil ini, kita dapat melatih dan membantu menyeimbangkan kemampuan analisis logis otak kiri dengan kemampuan kreativitas dan apresiasi otak kanan.
Manusia memiliki delapan kecerdasan.  Kecerdasan linguistik (bahasa) yakni kemampuan membaca, menulis, dan berkomunikasi dengan kata-kata atau bahasa. Pekerjaan yang cocok baginya penulis, jurnalis, penyair, orator, dan pelawak.  Kecerdasan logis matematis yakni kemampuan berpikir (menalar) dan menghitung, berpikir logis dan sistematis. Ini adalah jenis-jenis keterampilan yang diperlukan ekonom atau akuntan. Kecerdasan visual-spasial yakni kemampuan berpikir menggunakan gambar, membayangkan berbagai hal pada mata pikiran. Orang yang memiliki jenis kecerdasan ini antara lain arsitek, seniman, pemahat, pelaut, fotografer dan perencana strategis.  Kecerdasan musikal yakni kemampuan mengubah atau mencipta musik, serta menjaga ritme. Ini merupakan bakat yang dimiliki para musisi, komposer, dan perekayasa rekaman. Tetapi, kebanyakan kita memiliki kecerdasan musikal dasar yang dapat dikembangkan selanjutnya.   Kecerdasan kinestetik yakni kemampuan menggunakan tubuh secara terampil untuk memecahkan masalah, menciptakan produk atau mengemukakan gagasan dan emosi. Kemampuan ini jelas diperlihatkan prestasi atletik, di bidang kesenian seperti menari dan akting, atau dalam bidang bangunan dan konstruksi. 

Kecerdasan interpersonal  yakni kemampuan bekerja secara efektif dengan orang lain, berhubungan dengan orang lain dan memperlihatkan empati dan pengertian, memperhatikan motivasi dan tujuan mereka. Kecerdasan jenis ini biasanya dimiliki guru, penyembuh, politisi, pemuka agama. Kecerdasan intrapersonal, yakni kemampuan menganalisis diri dan merenungkan diri, mampu merenung dalam kesunyian dan menilai prestasi seseorang, meninjau perilaku seseorang dan perasaan-perasaan terdalamnya, membuat rencana dan menyusun tujuan yang hendak dicapai, mengenal benar diri sendiri. Kecerdasan ini biasanya dimiliki filosof, penyuluh, pembimbing.  Kecerdasan naturalis yakni kemampuan mengenal flora dan fauna, dan menggunakan kemampuan ini secara produktif misalnya untuk berburu, bertani atau melakukan penelitian biologi. Ahli tumbuhan (botanis), konservasi, biologi, lingkungan, semuanya memperlihatkan aspek-aspek kecerdasan ini.

Perempuan yang akrab disapa Rani ini mengatakan, dengan tes sidik jari, akan diketahui kecerdasan mana yang menonjol. Penempatan karyawan pun disesuaikan kecerdasan yang dimiliki.
Ia menyatakan, memahami diri berarti mampu memahami kekuatan dan kelemahan diri. Individu yang bisa mengetahui potensi dan karakternya, mampu menempatkan dirinya dengan lebih baik dan bertindak efektif sesuai dengan situasinya. “Individu yang demikian mampu melakukan evaluasi dan mengukur kemajuan yang dicapainya sehingga ia mampu mengoptimalkan potensi dirinya. Ia juga diharapkan mampu fokus pada kelebihannya, dan tidak selalu memandang kekurangannya,” ujarnya.
Rathi, misalnya. Ia memiliki karakter yang tak mudah percaya dengan informasi yang disampaikan pihak lain. Ia cenderung menghendaki adanya data, bukti, dasar bukunya dan melihat kualitas orang yang menyampaikannya. Awalnya saat ditawari tes sidik jari, ia tidak terlalu tertarik. Ia kemudian melakukannya dengan sedikit bercanda.   Namun, setelah melihat hasilnya, ia kaget, ternyata 90% analisis finger print test sama dengan karakternya. Dari hasil tes terlihat, ia tak mudah memercayai penjelasan apa pun, sebelum ada bukti dan data.

Rani berpandangan,  individu dapat jauh lebih optimal dalam menempatkan dan mengembangkan diri jika ia memahami karakter dan kelebihan serta kekurangan dirinya.  (dikutip dari berbagai sumber)

Spiritual Motivation Training for Teens

Jumat, 20 Juli 2012

Fingerprint Consulting Madiun juga melayani Event Organizer untuk Program Spiritual MOTIVATION TRAINING utk Siswa, Training pengembangan diri untuk karyawan, OUT BOND untuk karyawan atau siswa dan kami juga bekerja sama dgn Trainer PT. TRUSTCO Cipta Madani Surabaya.
Bagi sekolah atau perusahaan yg tertarik bisa menguhubungi call center Fingerprint Consulting Madiun atau bisa juga datang di kantor setiap hari kerja mulai senin - sabtu pukul 09.00 - 16.00 wib.

contoh spiritual motivation training untuk siswa


MATERI SEKILAS

PESERTA BELAJAR
Menetapkan  Tujuan
Mengetahui bagaimanamembuat goal/ cita-cita yang efektif dan cara mencapainya.

Sikap Mental Positif (PMA)
Bagaimana membangun sikap positif dan menghilangkan sikap negative dalam hidup. Membangun keyakinan dan mempunyai kepercayaan diri yang tinggi

Manajemen Diri + Strategi  Belajar
Pentingnya membuat perencanaan/ jadwal dalam setiap aktivitas. Peserta belajar mengelola waktu yang diberikan Allah 24 Jam dalam sehari dan membuat Peta Belajar

Kebiasaan2 yang baik
Mengetahui dan melakukan perbuatan2 yang baik serta menjauhi maksiat

Do’a dan Restu Ortu
Kekuatan Do’a sebagai motivasi spiritual dan pentingnya restu orang tua dalam meraih kesuksesan

Refleksi & ESQ
Menyadari pentingnya mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikan

siapa Saja Yang dapat mengikuti Tes Analisa Sidik Jari?



Semua Orang…..
  1.  Bakat dan Kursus yang diikuti Balita – TK
  2.  Mengetahui Penjurusan pada saat kuliah SD, SMP dan SMA
  3.  Profesi yang tepat utk Mahasiswa
  4.  Persiapan keahlian untuk menunjang karir atau Karyawan/Wiraswasta  bisnis (Bagi Karyawan bisa sebagai Reverensi pada saat Melamar pekerjaan)
  5.  Mengetahui potensi, manajerial dan working Institusi / Perusahaan  style individu

PROGRAM TERBARU !!

Rabu, 04 Juli 2012


Saat ini PT Fingeprint Consulting Madiun juga melayani TES SIDIK JARI untuk jenjang KARYAWAN..
Banyak fungsi nya :
- Menempatkan karyawan sesuai dengan posisi pada potensi bawaanya
- Mengetahui Karakter masing2 dari karyawan
- Kematangan kepribadian karyawan anda
- Dimensi Kepribadian
- etc

HARGA TES SIDIK JARI HANYA Rp 250.000/peserta.. dan dapatkan layanan KONSULTASI GRATIS dari psikolog Fingeprint beserta penjelasan laporan.

HUBUNGI KANTOR FINGERPRINT MADIUN
03518050500
085790475375

Karakteristik Anak Indigo

Minggu, 20 Mei 2012


  1. Mempunyai kesadaran diri yg tinggi, terhubung dengan Sang Sumber (Tuhan).
  2. Mengerti jika dirinya layak untuk berada di dunia.
  3. Mempunyai pengertian yang jelas akan dirinya.
  4. Tidak menyukai kedisiplinan dan cara-cara yang otoriter tanpa alasan yang jelas.
  5. Sering menolak mengikuti aturan atau petunjuk.
  6. Tidak sabaran dan tidak suka bila harus menunggu.
  7. Tidak menyukai sistem yang sifatnya statis dan tidak kreatif.
  8. Mereka punya cara yg lebih baik dalam menyelesaikan masalah.
  9. Tidak bisa menerima hukuman yang tanpa alasan, selalu ingin alasan yang jelas.
  10. Cepat bosan dengan tugas yang diberikan.
  11. Cenderung Kreatif.
  12. Mudah teralihkan perhatiannya, tetapi juga mampu mengerjakan banyak hal bersamaan.
  13. Menunjukan intuisi yang kuat.
  14. Punya empati yang kuat terhadap sesama, atau tidak punya empati sama sekali.
  15. Sangat berbakat, rata-rata sangat cerdas dan pintar.
  16. Saat kecil sering diidentifikasi menderita ADD / ADHD (Atenttion Defisit Disorder atau susah konsentrasi) / ADHD (Attention Defisit and Hyperactive Disorder atau hiperaktif).
  17. Mempunyai visi dan misi yang kuat.
  18. Pandangan mata mereka terlihat bijaksana dan mendalam.
  19. Mempunyai kesadaran spiritual atau mempunyai kemampuan psikis.
  20. Mengekspresikan kemarahan dan mempunyai masalah dengan menahan amarah.
  21. Membutuhkan dukungan untuk menemukan diri mereka.
  22. Berada di dunia untuk merubah dunia, untuk membantu kita hidup dalam keharmonisan dan damai.
  23. Dapat meningkatkan getaran planet.
Karakteristik Indigo Dewasa :
  1. Mereka pintar walaupun tidak selalu berada di tingkatan paling atas.
  2. Kreatif dan sangat senang menciptakan sesuatu.
  3. Selalu ingin tahu kenapa, khususnya jika mereka tertarik sesuatu.
  4. Tidak suka akan pekerjaan berulang-ulang di sekolah.
  5. Sering memberontak di sekolah, menolak mengerjakan tugas dan lain-lain, atau ingin memberontak tapi tidak berani karena ada tekanan dari orang tua, guru, dan teman.
  6. Punya masalah untuk adaptasi keberadaannya, seperti tidak diterima, atau terasing.
  7. Terkadang punya perasaan ingin bunuh diri, tapi tidak benar-benar melakukannya.
  8. Punya masalah dengan amarah.
  9. Tidak nyaman dengan politik karena merasa suara mereka tidak dihitung, dan tidak peduli dengan hasil yang keluar.
  10. Tidak terima bila hak-hak mereka diambil atau diinjak-injak.
  11. Punya keinginan yang kuat untuk merubah dunia, tapi kesulitan menemukan jalurnya.
  12. Mempunyai ketertarikan akan hal spiritual dan kemampuan psikis saat usia muda.
  13. Punya beberapa “Role-Model” Indigo.
  14. Punya intuisi yang kuat.
  15. Punya sifat atau jalan pikir yang tidak biasa, meloncat-loncat di tengah pembicaraan.
  16. Mengalami pengalaman spiritual, psikis dan lain-lain.
  17. Sensitif terhadap gelombang elektromagnetik.
  18. Mempunyai kesadaran akan dimensi lain.
  19. Secara seksual sangat ekspresif atau malah menolak seksualitas aga bisa mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi.
  20. Mencari arti hidup mereka dan mengerti tentang dunia, mereka bisa mencarinya dengan melalui agama, buku dan lain-lain.
  21. Waktu mereka merasa diri mereka seimbang, mereka akan menjadi kuat, sehat, dan individu yang bahagia.

Anak INDIGO

Anak indigo atau anak nila (Bahasa Inggris: Indigo Children) adalah anak yang memiliki konsep dari Zaman Baru yang memiliki karakteristik berbeda dari anak-anak seusianya. Anak ini memiliki sifat yang unik untuk membedakan generasinya dengan generasi sebelumnya.
Istilah indigo, ini menunjukkan warna aura tubuh yang didominasi oleh warna nila didalam warna kehidupan mereka. Indigo sendiri juga terkait dengan indra keenam yang terletak pada cakra kening merupakan mata ketiga yang berpusat ditengah kepala, menggambarkan intuisi dan kekuatan batin yang luar biasa tajam yang melebihi kemampuan orang kebanyakan. Kebanyakan dari mereka memiliki kelebihan dengan bakat yang luar biasa atau secara akademik mempunyai prestasi. Anak indigo juga mampu menunjukkan empati yang sangat dalam dan mudah merasa iba serta tampak bijaksana untuk anak seusianya.
Anak indigo yang lahir di dunia ini masing-masing mempunyai misi. Kebanyakan dari mereka merupakan pengkritik suatu rencana yang salah. Mereka bertugas meluruskan ketidakbenaran dan ketidaksamaan yang ada di sekelilingnya. Hal ini ditunjukkan dengan perilaku mereka yang tidak patuh dan kesulitan dalam menjalankan sistem yang ada, misalnya saja penolakan dan sikap kaku terhadap sistem pendidikan yang ada.
Anak indigo juga sering menunjukkan perilaku memberontak terhadap suatu pemerintahan, tidak patuh terhadap aturan atau adat, kesulitan dalam mengelola emosinya dan sangat peka. Tidak jarang pula anak menunjukkan sikap yang sangat dingin dan tidak mempunyai perasaan. Terkadang beberapa orang akan mencap anak dengan indikasi gangguan ADD (attention deficit disorder). Bentuk perilaku tersebut kadang-kadang menyebabkan kesulitan bagi anak-anak ini dalam melewati masa anak-anak, bahkan dalam melewati masa remaja (Chapman. 2006).
Menjadi indigo tidaklah mudah, tapi hal itu merupakan suatu tugas yang harus dijalankan. Anak indigo merupakan salah satu orang yang hadir dan membawa hal yang baru terhadap suatu kemajuan hidup manusia di bumi ini.

Ciri-Ciri

Berikut ini merupakan ciri-ciri anak indigo:
  1. Memiliki sesuatu keinginan yang kuat.
  2. Berdedikasi dengan melakukan apa yang ada di pikirannya daripada mematuhi kehendak orang tua.
  3. Bijaksana dan mempunyai tahap kesadaran juga mempunyai kebersamaan yang melebihi pengalamannya.
  4. Secara emosi, mereka dapat dengan mudahnya bereaksi sehingga tidak jarang mereka memiliki permasalahan dengan kecemasan, depresi atau bahkan stress.
  5. Kreatif dalam berpikir dengan menggunakan otak kanan namun tetap harus berusaha belajar dengan menggunakan otak kiri terutama pada sistem di sekolah.
  6. Sering didiagnosis mengalami ADD ataupun ADHD saat mereka menunjukkan perilaku impulsive (otak memproses informasi lebih cepat) dan mereka selalu bergerak agar lebih fokus.
  7. Anak indigo sangatlah peka dan dapat melihat, mendengar atau mengetahui sesuatu hal yang tidak dimiliki orang-orang kebanyakan.
  8. Mempunyai gaya belajar secara visual dan kinestetik, mereka mampu mengingat dengan baik apa yang terekam dalam otaknya.
  9. Apabila keinginannya tidak terpenuhi, maka mereka akan merasa kesulitan dan menjadi self centered, walaupun hal ini bukanlah sifat sebenarnya.
  10. Mempunyai potensi dan bakat yang luar biasa, namun dapat hilang begitu saja jika tidak dijaga dan dirawat dengan baik.
Dalam menangani anak indigo ini yang perlu diperhatikan adalah bahawa mereka memiliki kesulitan dalam mengendalikan emosinya. Pada beberapa anak, hal ini disebabkan karena permasalahan kecemasan, kemungkinan perilaku obsesif, kompulsif, atau kepanikan yang berlebih (panic attack). Penyebab lain muncul karena mereka berusaha keras untuk belajar dan memahami dengan caranya sendiri yang masih tradisional ataupun kebiasaan rutin. Sehingga tidak jarang bagi mereka akan memiliki perasaan harga diri yang rendah. Terkadang beberapa anak indigo menunjukkan reaksi kemarahan, depresi.
Anak indigo memiliki getaran tenaga yang tinggi dengan pola yang menetap, yang kemudian ditunjukkan dengan aura warna indigo pada tubuhnya. Getaran tinggi ini mencipta perbedaan terhadap fungsi tubuh dan otak pada anak indigo. Kebanyakan dari mereka berpikir dengan menggunakan otak kanan. Saat stress anak kemudian mengembangkan pengaturan dalam otak kiri dan kanan, mereka dapat menimbulkan reaksi emosional yang berlebih. Ada pula anak yang menunjukkan kemarahan, kesedihan, atau ketakutan yang mendalam bahkan kecemasan yang berlebih.
Memahami keadaan tenaga, dan diperlukan mengamati keadaan tenaga pada saat anak indigo sedang tidak stabil sangatlah penting, pada saat seperti ini membutuhkan orang tuanya atau terapi. Diperlukan adanya pemahaman dasar mengenai tenaga. Hal lain yang tidak kalah penting yaitu dengan mengajar anak indigo dan orang tuanya terhadap teknik dalam menyeimbangkan fikiran dan cara untuk mengurangi stress pada anak, sehingga anak tidak terpengaruh pada tenaga yang negatif. (Dikutip dari admin, "Pengertian Tentang Anak Indigo dan Karakteristiknya." Majalah Celoteh, 15th Nov 2009.)
Anak indigo adalah anak yang menunjukkan seperangkat atribut psikologis baru dan luar biasa, serta menunjukkan sebuah pola perilaku yang pada umumnya tidak didokumentasikan sebelumnya. Pola ini memiliki faktor-faktor unik yang umum, yang mengisyaratkan agar orang-orang yang berinteraksi dengan mereka (para orang tua, khususnya) mengubah perlakuan dan pengasuhan terhadap mereka guna mencapai keseimbangan. Mengabaikan pola-pola baru ini akan kemungkinan besar berarti menciptakan ketidakseimbangan dan frustasi dalam benak anak indigo, dari pola kehidupan baru yang berharga ini.
Banyak anak-anak sekarang yang terkategorikan sebagai Anak Indigo, juga disebut ? Children of the Sun? oleh para ahli dari Amerika. Atau disebut juga sebagai ? Millennium Children ?. Para ahli mengatakan lebih dari 90% (di lain buku menyebutkan lebih dari 80 %) dari anak-anak di bawah 12 tahun, dan beberapa mengatakan walau dalam persentase yang tidak besar terdapat Indigo dewasa. Anak-anak ini teridentifikasi melalui adanya karakteristik yang unik.
Mereka cerdas dan kreatif, namun bersifat sulit diatur pada kekuasaan dan sistem secara umum. Mereka sering disalah diagnosa sebagai ADD (Attention Deficit Disorder atau Gangguan Kekurangan Perhatian) atau ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorder atau Gangguan Hiperaktif Kekurangan Perhatian) yang membutuhkan terapi untuk mengatasi sifatnya.
Secara fisik dan emosional mereka sangat sensitif. Mereka juga sangat perhatian dan empati terhadap orang lain, namun ada juga yang menjadi terlihat tidak berperasaan. Anak Indigo dapat mudah marah dan kasar, mereka membutuhkan keyakinan bahwa dirinya diterima dan memerlukan konseling. Indigo juga mempunyai rasa depresi di usia muda jika mereka merasa tidak mengapa mereka dilahirkan atau merasa tidak mampu berbuat apa-apa untuk memperbaiki dunia.


BERMINAT ??
segera hubungi kami untuk info lebih lanjut





 
FINGERPRINT CONSULTING MADIUN © 2012 | Designed by Bubble Shooter, in collaboration with Reseller Hosting , Forum Jual Beli and Business Solutions